Showing posts with label life style. Show all posts
Showing posts with label life style. Show all posts

Saturday, 23 June 2012

mendadak bodoh saat diperhatikan wanita


Sebagai pria, berada di tengah-tengah wanita bisa menjadi masalah. Masalah tersebut terletak pada ketidaksiapan mental untuk menghadapi wanita. Mereka seperti menjadi “bodoh” yang mungkin hinggaterbata-bata ucapannya atau sangat gugup saat diajak mengobrol. Mata pun tidak mampu untuk saling memandang dan keluar keringat dingin.
Seperti dirilis Times of India dari New York Daily, sebuah penelitian dari Radboud University Nijmegendi Belanda menyatakan, pria bisa menjadi sangat bodoh saat dikelilingi atau diperhatikan wanita. Dan, itu tidak terjadi sebaliknya. Banyak wanita yang justru bisa menyesuaikan diri di lingkungan pria.
Dalam studi ini, peneliti melibatkan sejumlah relawan. Mereka masih mahasiswa. Baik relawan pria maupun wanita, diberikan tugas untuk membaca gerak bibir. Caranya, mereka disuruh untuk mengucapkan kalimat secara keras di depan webcam, sementara yang lain mengamati gerakan bibir tersebut di tempat yang berbeda.
Nah, ketika tiba giliran peserta pria diminta untuk berkata di depan webcam dan dikatakan jika dia dilihat banyak wanita di tempat lain, fenomena tidak lazim pun terjadi. Peserta tersebut ternyata seketika menjadi gugup dan kurang sempurna menjalani tes. Padahal, saat itu dia sendirian tanpa ada wanita di sekelilingnya.
Itu baru diperhatikan wanita dengan tidak secara langsung. Kalau langsung berhadapan dengan wanita, bisa jadi pria semakin tampak bingung dan tidak mampu menguasai keadaan. Samakah keadaan ini dengan Anda kala menghadapi wanita?

Source : sidomi.com

Sebaiknya Tidak Dijadikan Sahabat Dekat


Keberadaan sahabat sama halnya dengan kehadiran keluarga. Saat berada jauh dari keluarga, sahabat merupakan pihak yang mampu mengisi kekosongan hati untuk bisa berbagi dan menolong. Bahkan, kedekatan seseorang dengan sahabat kerap lebih dekat dibandingkan dengan keluarga sendiri. Dalam arti, orang lebih mudah membuka diri menyeritakan permasalahan hidupnya kepada sahabat dibanding pada keluarga.
Namun, pilah-pilih sahabat itu penting. Sebab, banyak sahabat yang juga bertindak bagai “pagar makan tanaman”. Dia hanya bisa bersahabat karena untuk tujuan tertentu dan memanfaatkan persahabatan untuk kepentingan pribadi. Ada pula sahabat yang hobinya mengkhianati di balik kepeduliannya pada Anda.
Dikutip dari MSN, berikut ini tipe orang yang sebaiknya tidak dijadikan sahabat kental Anda:
  • Hanya ingin didengarkan curhatnya saja. Seorang sahabat harusnya bisa saling mendengarkan. Teman yang egois biasanya lebih suka cerita tentang dirinya didengarkan, namun cenderung cuek saat gantian Anda yang ingin curhat. Dia cenderung malas dalam menanggapi setiap untain kata yang Anda ucapkan. Sebaiknya, tidak perlu menjadikan orang seperti ini sebagai sahabat untuk curhat. Cukup jadikan teman biasa.
  • Enggan menolong. Keterkaitan hati antara dua orang seharusnya akan memunculkan sikap rela berkorban untuk menolong. Sahabat yang baik adalah yang mau saling menolong di saat senang maupun sedih. Kalau dia hanya ingin selalu ditolong dan egois, sebaiknya lupakanlah untuk menjadikannya teman dekat.
  • Tidak mampu menepati janji dan kepercayaan. Orang yang tidak bisa menepati janji adalah tipikal orang yang tidak bisa dipercaya. Janji di sini adalah janji dalam arti luar. Misalnya janji tidak membocorkan rahasia, janji terhadap ketepatan waktu, dan sebagainya. Kalau teman Anda tidak mampu menjaga rahasia Anda, kenapa mesti mempertahankannya sebagai sahabat dekat? Kepercayaan itu dibangun dengan kejujuran. Dan, teman seperti itu tidak bisa dipercaya lagi.
  • Kerap menempatkan Anda sebagai “terdakwa”. Contohnya adalah ketika sedang terjadi konflik di antara Anda berdua, dia selalu menyalahkan Anda. Dan, itu terus-menerus dilakukkannya agar posisinya aman sekalipun sebenarnya dia sendiri yang bersalah atas suatu masalah. Anda hanya dijadikan bulan-bulanan ocehannya kalau sedang konflik, dan itu membuat tidak nyaman.
Source : sidomi.com/